Peyek Kacang Kebanggaanku






Peyek Kacang Kebanggaanku


 Jual rempeyek kacang tanah di lapak susi sartika susi_sartika


Pelaksanaan Belajar Di Rumah (BDR) merupakan solusi pembelajaran pada saat pandemi coronavirus disease 2019 (covid-19) di wilayah kami. Semua guru dan siswa harus belajar di rumah. Hal ini untuk mengurangi atau membatasi aktifitas di luar rumah untuk memutus pemaparan coronavirus. Jadi sebenarnya tujuan BDR agar semua tetap di rumah, sejalan dengan himbauan pemerintah tentang social distancing dan physical distancing tetapi diharapkan juga tetap harus belajar baik teori maupun praktik.

Salah satu tugas yang diberikan oleh guru prakarya kepada anakku adalah membuat salah satu olahan sederhana dengan bahan baku yang tersedia di rumah. Dia pun segera mencari bahan-bahan yang ada di dapur. Dia menemukan kacang tanah, tepung beras, telur dan bumbu dapur. Setelah mendapatkan bahan-bahannya, kemudian dia browsing berbagai macam olahan yang menggunakan bahan-bahan  tersebut. Aku hanya memperhatikan saja apa yang dia lakukan. Itulah anak jaman now yang segera mencari informasi yang dibutuhkan lewat internet dan sangat berbeda dengan masa kecilku dulu.
Beberapa saat kemudian dia menemukan olahan peyek kacang yang bahan bakunya seperti yang dia temukan. Segera dia browsing lagi tentang tutorial cara membuat peyek. Aku pun hanya mengamati tanpa komentar dan hanya mengangguk-angguk pelan, memang sudah beda jamannya. Sambil melihat video tutorial itu, dia mulai mempraktekkan langkah demi langkah cara membuat peyek kacang. Mulai dari menyiapkan adonannya (tepung beras ditambah bumbu dapur, telur, daun jeruk dipotong kecil-kecil dan diberi air secukupnya) , memotong-motong kacangnya, sampai mempraktikan bagaimana cara menggorengnya. 

Dia mencoba menuangkan adonan yang sudah dicampur kacang ke dalam wajan secara perlahan. Setelah agak lama, peyek kacang itu diangkat. Ternyata hasilnya peyek tadi menggumpal dan keras ketika di makan. Dia ulang lagi tutorial cara membuat peyek tadi, mulai adonannya, bumbunya dan cara mencampurkan kacang, semuanya sudah benar. Dia coba memasukkan lagi adonan tadi ke dalam wajan, setelah diangkat hasilnya masih saja mirip dari hasil yang pertama. Dia coba yang ketiga, kali ini cara memasukkan adonannya tidak pada satu tempat tetapi agak diperlebar atau sedikit ditarik. Dan hasilnya luar biasa, peyek kacangnya renyah dan gurih.

Aku lihat ada sedikit senyuman dibibirnya dan matanya berbinar, ada rasa puas dihatinya atas hasil yang dia usahakan. Meskipun wajahnya penuh keringat dan penuh goresan-goresan putih bekas adonan yang sudah kering , karena terkadang tanpa sengaja ketika dia menghapus keringat di wajahnya tapi tanganya ada adonan yang menempel. Melihat keberhasilan dia meskipun hanya sederhana, aku pun ikut tersenyum dan merasa haru. Tanpa sadar air mata ini telah memenuhi kelopak matanya dan hampir tumpah. Dalam hati aku berbisik,” Ayah bangga padamu Nak”. Semoga dirimu selalu diberi kemudahan dan kesuksesan hingga kelak dikemudian hari.




Agus Purwadi
SMP N 4 Ponjong

Comments

  1. Peyeknya silahkan dirasakan teman..

    ReplyDelete
  2. sebuah foto peyek kacang bisa menjadi tulisan yg menarik dan enak dibaca, terima kasih ya

    ReplyDelete
  3. Makasih Om Jay dan Pak Edsa atas kunjungannya

    ReplyDelete

Post a Comment