Meluruskan Niat Untuk Menulis Buku
MELURUSKAN NIAT UNTUK MENULIS BUKU
Bersama : Bpk Wijaya Kusumah
Pada
saat pelaksanaan belajar di rumah (BDR), haris kamis tanggal 26 Maret 2020 jam 10 pagi saya mendapat postingan di group
pengurus PGRI Kabupaten tentang ajakan bergabung dalam Belajar Manulis gratis yang
diselenggarakan oleh PB PGRI. Yang menggelitik dan menarik hati saya adalah
tulisan Mau menulis buku sendiri ?. Ini jadi menarik hati saya karena
saya sudah lama pengen menulis buku, tetapi tidak tahu harus memulai dari mana
dan bagaimana prosedurnya agar buku saya bisa diterbitkan. Terlepas dapat atau
tidak sertifikat, tetapi saya benar-benar pengen belajar menulis apapun
bentuknya dan syukur bisa dibuat buku.
Pembelajaran
ke 10 kuliah umum dari Omjay, Founder belajar Menulis di WA Group PGRI. Rekaman
kuliah Omjay dengan judul MELURUSKAN NIAT MENERBITKAN BUKU dapat anda tonton
secara langsung pukul 19.00 wib di http://youtube.com/wijayalabs. Mengajak semua peserta untuk terus menulis dan
membuat buku. Pertama buku hasil resume kuliah online dari narsum dan kedua
buku bebas dari apa yg kita sukai dan kuasai dan semua peserta diwajibkan menuliskan resumenya.
Ikatlah ilmu dgn cara menuliskannya dan posting di blog agar banyak orang yang
membaca karya tulis kita di internet. Materi yang diberikan oleh para
narasumber akan bagus sekali bila dibagikan kepada guru guru yang belum sempat
mengikuti program belajar menulis gratis dari PGRI. Kita biasakan berbagi ilmu
dan pengalaman dalam bentuk tulisan. Kita tak hanya mementingkan diri sendiri
tapi juga mengajak peserta lain yang kesulitan untuk menulis menjadi terbantu
untuk menerbitkan bukunya. Karena sebaik baik manusia adalah yang mau belajar
dan mengajarkannya.
Kurang
banyak membaca membuat tulisan kita kurang berkualitas dan di belajar menulis
inilah kita ditantang untuk berlatih menulis. Kita belajar bersama untuk
menerbitkan buku. Nara sumber yang baik hati telah memberikan semua ilmunya
kepada kita dan disinilah kita perlu meluruskan niat menerbitkan buku. Buku
buku dari para nara sumber bisa kita jadikan daftar pustaka dan juga tulisan
kawan kawan peserta yang bagus dan keren di blog bisa dijadikan daftar pustaka.
Itulah mengapa saya mengajak kawan kawan untuk saling berkunjung dan
berkomentar ke blog peserta lainnya. Blog walking itu penting agar kita
menemukan gaya menulis diri sendiri. Sebab setiap orang punya gaya menulis yang
berbeda beda dan kita harus mampu mengembangkan
kreativitas dan imajinasi.
Saat
kita menulis, usahakan jangan copy paste tulisan orang lain. Sehingga apapun
yang kita tuliskan menghasilkan informasi baru bagi pembaca. Buatlah setiap
pertemuan kuliah online kita bermakna dan membuat kita menemukan ide segar
dalam menulis. Anda perlu membeli buku uktub karya akbar zainudin dan buku
Menulis tanpa ide karya budiman hakim. Dari
resume yang dikirimkan peserta ke email, saya menemukan banyak peserta yang
sudah menemukan idenya dan telah berhasil membuat tulisannya enak dibaca.
Seperti tulisan ibu Tere yang setiap hari bisa mendapatkan 8000 orang netizen
berkunjung ke blognya. Orang bijak bilang pengalaman adalah guru yang terbaik.
Cobalah meramu semua bahan bacaan menjadi tulisan yg lebih bermutu dan
mencerahkan pembaca.
Semua peserta kita diberikan waktu yg sama dan
disinilah kepandaian kita diuji dalam mengelola waktu. Bila ibu kesulitan dalam
membuat blog di blogger.com, dapat dibantu oleh pak Brian. Beliau adalah
penulis buku blog yang bukunya best seller. Kalau ingin diterbitkan sdh jadi
draft naskahnya lengkap dgn daftar isi dan kata pengantar dan kita mampu
meyakinkan Penerbit bahwa buku yg ditulis akan banyak dibeli orang. Kalau isi
buku menarik dan ada peluang laku maka penerbit akan menghubungi kita. Rata
rata 3 bulan waktunya. Jadi tidak bisa cepat. Kecuali akan diterbitkan dgn
biaya sendiri di penerbit indie. Mungkin dari tulisan ini bisa menjadi
penyemangat saya dan teman-teman untuk terus menulis.
Agus Purwadi
SMP N 4 Ponjong

Comments
Post a Comment