Balado Jengkol




BALADO JENGKOL


Resep Jengkol Bumbu Balado Pedas - Lifestyle Fimela.com


Awalnya aku tidak suka makanan ini, karena baunya sangat khas. Apalagi setalah kita makan terus paginya kita buang air kecil sungguh khas aromanya. Selain itu penampilan makanan ini biasa - biasa saja, sehingga membuat diriku tak tertarik sama sekali dengannya. Sering ibuku mengolahnya dengan digoreng biasa atau direbus setengah matang, bahkan pernah memakannya dalam kondisi mentah untuk lalapan dan dicocolkan pada sambal terasi.

Suatu saat ibuku memasak jengkol dengan bumbu yang lain, aromanya sangat mengundang selera. Dan itu salah satu makanan favoritku, sambal balado. Biasanya ibuku membuat masakan itu dengan bahan baku terong ungu atau teri dan petai atau balado ikan asin. Kali ini ibuku membuat balado jengkol. Awalnya aku hanya mencoba sedikit aja, karena masih terbayang- bayang image ku selama ini tentang jengkol. Ternyata pikiranku selama ini tentang jengkol salah 100%. Makanan ini ternyata memiliki sensasi tersendiri empuk, kenyal dan gurih. Apalagi ketika dibaluri sambal balado yang manis-manis pedas. Nasi hangat pun sudah cukup ditemani balado jengkol ini. Teksturnya yang cenderung lunak tapi sedikit kenyal menjadikannya terasa nyiamik di lidah.

Ternyata pandangan mata dan aroma yang tercium hidung kita, tidak selamanya bernilai benar untuk masalah rasa. Makanan yang selama ini aku anggap tidak enak, ternyata sangat menggoda lidah. Ini menjadikan pembelajaran bagi kita, mengapa Allah melengkapi manusia dengan panca indera. Agar kita menjalani kehidupan ini dengan selalu memanfaatkan panca indera agar semuanya dapat terasa indah dan menjadikan hidup ini menjadi lebih hidup.



Agus Purwadi
SMP N 4 Ponjong

Comments

Post a Comment