Lontong Sayur Kemuliaan
LONTONG
SAYUR KEMULIAAN
Ketika
mentari mulai tenggelam di peraduannya, suara adzan maghrib pun mulai
berkumandang bersaut-sautan membelah angkasa. Segera aku ambil air wudhlu untuk
tunaikan ibadah sholat mahgrib berjama’ah di masjid yang tidak jauh dari
rumahku. Setelah semuanya siap, ku langkahkan kakiku menuju baitullah. Semburat
warna jingga masih menghiasi cakrawala di ufuk barat, nampak indah dan
mempesona. Sebagai maha karya Sang Maha Pencipta yang sungguh luar biasa.
Sepulang
dari masjid, seperti biasa aku ucapkan salam sebelum masuk rumah. Setelah masuk
segera aku menuju mushola kecil dalam rumahku untuk membaca kalam Illahi
meskipun hanya dua atau tiga ruku’ saja. Setelah itu aku menuju meja makan, ku
buka tudung saji dan kulihat sepintas ada makanan yang menarik perhatianku,
ternyata lontong sayur kesukaanku. Lalu ku tanyakan pada istriku dari mana
makanan itu, karena tadi siang aku tidak melihat dia memasak lontong sayur.
Maklum, selama belajar di rumah aku selalu menemani istriku masak di dapur.
Ternyata
lontong sayur itu dari tetangga sebelahku yang memang sering membuat masakan
khas dari betawi. Segera ku ramu makanan yang sudah tersedia dia atas meja itu.
Ku potong lontong kecil-kecil, lalu aku tambahkan sayurannya yang terdiri dari
tempe, kentang dan telur. Setelah komplit ku taburkan bawang goreng dan kerupuk
di atasnya. Air liurku langsung keluar melihat sajian makananku dan tanpa basa
basi segera ku santap lontong sayur yang memang menjadi makanan favoritku.
Tanpa
terasa suara adzan isya’ pun sudah mulai terdengar, menyadarkan diriku kembali
setelah terbuai dengan nikmatnya lontong sayur tetanggaku. Segera ku persiapkan
diri untuk kembali menemui Sang Kholiq di rumahnya yang suci dan mulia.
Diantara sujud dan do’aku, aku bersyukur atas nikmat yang Dia berikan hari ini kepadaku
dan semoga tetanggaku yang baik itu juga dimuliakan oleh-Nya. Aku berharap
suatu saat nanti dapat membalas kebaikannya meskipun tak sebanding dengan yang
dia berikan. Indahnya kebersamaan ini ketika kita bisa saling menjaga, saling
menghormati dan saling memuliakan.
Agus
Purwadi
SMP
N 4 Ponjong

Nikmati lontong sayurnya, bayar dengan komennya...mksh
ReplyDeleteAduh disuguhi lontong sayur pastinya enak dunk. Jd pengen ngerasa juga lontong betawi itu seperti apa.
ReplyDeleteasyiik...sarapan pagi dengan lontongnya p agus. hahaha
ReplyDelete