Dasar Menulis





Dasar Menulis : Kata, Kalimat dan Paragraf

Berbagi Pengetahuan: KONSEP DASAR MENULIS PERMULAAN

Belajar tentang dasar menulis merupakan satu tantangan tersendiri bagi saya. Dan ini merupakan sesuatu yang “sulit” dalam mengikutinya. Beberapa tulisan yang pernah saya susun, tata bahasa biasanya menjadi masalah yang sering muncul. Kalimatnya rancu, konjungsi yang kurang tepat, terlalu melebar, kalimat yang tidak dibutuhkan, bias, bukan kata baku atau yang lainya.

Dalam belajar dasar menulis ternyata ada beberapa hal yang harus dipelajari dan ini memang memerlukan waktu untuk memahami dan harus banyak berlatih menulis. Pembelajaran pertama dalam dasar menulis adalah :
Pemilihan kata (diksi) harus dapat dibedakan antara penulisan personal, formal dan akademik. Sebagai contoh, coba cermati tiga kalimat di bawah ini:

Petani sedang ngobrol-ngobrol dengan Petugas Penyuluh Lapangan
Petani sedang berbincang-bincang dengan Petugas Penyuluh Lapangan.
Petani sedang berdiskusi dengan Petugas Penyuluh Lapangan.
Berbeda satu kata saja dapat merubah rasa dari kalimat. Antara ngobrol-ngobrol, berbincang, dan berdiskusi, ketiganya sama-sama menggambarkan proses bertukar informasi antara ibu guru dengan kepala sekolah. Namun, kata ngobrol-ngobrol terasa lebih personal, kata berbincang terasa lebih formal, sedangkan kata berdiskusi terasa lebih akademik.
Penulisan kalimat merupakan pembelajaran kedua dalam belajar dasar menulis. Penulisan kalimat yang benar mestinya harus memenuhi subyek, predikat dan obyek atau bisa ditambah keterangan. Ada beberapa bentuk kalimat :
1.      Kalimat sederhana (simple sentence)
2.      Kalimat gabungan (compound sentence)
3.      Kalimat kompleks (complex sentence)
4.      Kalimat campuran (mix sentence)
Contoh :
Kalimat sederhana :
Saya menulis ringkasan materi di komputer.

Kalimat gabungan :
Saya menulis ringkasan materi di komputer untuk memenuhi tugas belajar menulis.

Kalimat kompleks :
Saya menulis ringkasan materi di komputer ketika sedang pembelajaran di rumah.

Kalimat campuran :
Saya menulis ringkasan materi di komputer untuk memenuhi tugas belajar menulis ketika sedang pembelajaran di rumah.

Penerapkan variasi kalimat dalam setiap paragraf harus dilakukan supaya tulisan tidak monoton dan lebih menarik untuk dibaca. Variasi kalimat ini berlaku untuk penulisan personal, formal, dan akademik.

Paragraf adalah kumpulan kalimat yang mempunyai satu kalimat topik (topic sentence) sebagai ide pokok atau gagasan utama (main idea) dan beberapa kalimat penjelas (supporting sentences) sebagai detail yang menjelaskan ide pokok. Dalam kata lain, sering disebut juga bahwa paragraf memiliki satu induk kalimat dan beberapa anak kalimat. Kesimpulan bisa ditambahkan pada setiap akhir paragraf jika dibutuhkan. Secara umum, paragraf dibagi menjadi dua, yaitu paragraf deduktif dan induktif. Paragraf deduktif meletakkan gagasan utama pada kalimat pertama dalam paragraf dengan penjelasan dari umum ke khusus. Sedangkan paragraf induktif adalah sebaliknya; gagasan utama pada kalimat terakhir dalam paragraf degan penjelasan dari khusus ke umum.
Contoh :
Kalimat topik:
Pembelajaran di rumah solusi pemutusan pemaparan covid-19.
Beberapa kalimat penjelas:

Pembelajaran di rumah memerlukan jadwal khusus
Guru harus menyiapkan materi daring
Siswa harus menyediakan sarana pembelajaran di rumah
Menghemat pengeluaran untuk biaya transportasi ke sekolah
Penambahan biaya untuk quota internet baik guru maupun siswa
Tidak semua siswa memiliki handphone
Tidak semua tempat terkoneksi internet dengan baik

Apabila dijadikan paragraf yang semua merupakan kalimat sederhana :

Pembelajaran di rumah solusi pemutusan pemaparan covid-19. Pembelajaran di rumah memerlukan jadwal khusus. Guru harus menyiapkan materi daring. Siswa harus menyediakan sarana pembelajaran di rumah. Menghemat pengeluaran untuk transportasi ke sekolah. Penambahan biaya untuk quota internet baik guru maupun siswa. Tidak semua siswa memiliki handphone. Tidak semua tempat terkoneksi internet dengan baik.

Namun jika melakukan variasi bentuk kalimat dan menambahkan beberapa konjungsi, menjadi lebih enak dibaca dan mudah dipahami seperti ini:

Pembelajaran di rumah solusi pemutusan pemaparan covid-19. Pembelajaran di rumah memerlukan jadwal khusus dan guru harus menyiapkan materi daring. Selain itu siswa harus menyediakan sarana pembelajaran di rumah. Satu sisi menghemat pengeluaran untuk transpotasi ke sekolah, tetapi sisi yang lain terjadi penambahan biaya untuk quota internet baik guru maupun siswa. Permasalahan lainya tidak semua siswa memiliki handphone dan tidak semua tempat terkoneksi internet dengan baik.
Pembelajaran ini menarik dan sekaligus menjadi tantangan tersendiri untuk terus belajar dan mencoba menulis dengan tata tulisan yang baik, sehingga pembaca akan lebih nyaman dan tertarik dengan tulisan saya. Semoga…

Agus Purwadi
SMP N 4 Ponjong

Comments

  1. Judulnya kurang huruf R harusnya dasar menulis bukan dasa menulis. Tks

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah tvri siap menyiarkan pembelajaran di sekolah. Jadi buat yg gakada hp dan internet bisa menonton tvri

    ReplyDelete

Post a Comment