Pagiku Berkeringat
Pagiku
Bersemangat
Pagi itu kebetulan pasar didekatku
ramai, aku dan isteriku sambil jalan pagi untuk melatih kebugaran mampir di
pasar kliwon. Kebetulan ada salah satu pedagang yang menjajakan jajan pasar
diantaranya gorengan tempe yang dibungkus dengan terigu (mendoan), arem-arem yaitu
nasi yang dimasak dengan santan, dibagian tengah diisi sayuran (biasanya oseng
tempe), terus nasi digulung berbentuk lonjong dan dibungkus dengan daun pisang
kemudian dikukus dan satu lagi caranggesing
makanan dengan bahan dasar pisang yang dicampur tepung beras diberi sedikit
santan dan gula, terus dibungkus daun pisang dengan hati-hati dan biasanya
diikat agar kuahnya tidah tumpah terus dikukus dengan api sedang. Dan masih
banyak lagi jajanan lainnya.
Sesampainya di rumah sambil istirahat
setelah tadi berolahraga, kami siapkan teh panas ditemani jajanan pasar yang
tadi dibeli. Rasa gurih dan sedikit pedas dari arem-arem ditambah renyahnya mendoan
menyimpan cita rasa sendiri ketika keduanya dipadukan. Apalagi arem-arem yang
kami beli isinya bukan hanya oseng tempe tetapi ditambah daging ayam yang
dicinang halus, uih jadi tambah nikmat. Disela-sela makan mendoan dan arem-arem
terus disiram air minum teh panas. Pyar dan langsung berkeringat. Setelah makan
mendoan dan arem-arem, aku mencoba caranggesing. Ternyata rasanya bergradasi,
gurihnya santan, manisnya gula dan rasa khas pisang kukus menjadikan makanan
itu terasa ada yang kurang kalau tidak dicicipi. Biasanya dimakan menggunakan
sendok, karena sedikit berkuah. Tak terasa dua bungkus caranggesing habis aku
makan. Tak rugi tadi membeli tiga makanan jajan pasar.
Setelah menikmati jajan pasar, kami
melanjutkan aktivitas bersih-bersih sekitar rumah. Kebetulan pagi itu ada
program kebersihan lingkungan di RT kami. Masing-masing keluarga membersihkan
lingkungan masing-masing, selain untuk menjaga kesehatan juga untuk menciptakan
keindahan. Terlebih adanya program pecegahan DBD dengan melakukan kegiatan 3M
(Menguras, Menutup dan Mengubur). Menguras dan menutup tempat-tempat untuk menampung air, dan mengubur
barang-barang yang memungkinkan air tertampung. Agar nyamuk Aides Aigepty
tidak bertelur dan berkenbang biak di tempat itu. Karena sebenarnya kasus DBD
ini juga sudah menjadi endemi di beberapa wilayah dan membahayakan.
Pagi itu terasa lebih bersemangat
dibandingkan hari-hari sebelumnya, selain semua anggota keluarga saling membantu juga ditambah
semangat dari tetangga sekitar yang saling menawarkan makanannya. Dan menjadi
bertambah meriah ketika disela-sela kerja bakti, ada alunan musik rancak
mengiringi aktivitas kami. Dan yang pasti karena jajanan pasar tadi pagi yang
menjadikan kami lebih bersemangat. Setelah semuanya selesai, kami kembali
menikmati jajan pasar yang masih tersisa tadi pagi.
Agus Purwadi
SMP N 4 Ponjong

Comments
Post a Comment