Jeruk Manisku Terasa Asam




JERUK MANISKU TERASA ASAM



8 Manfaat Buah Jeruk Bagi Kesehatan, Rasakan Kesegarannya! | Dream ...



Siang itu saat bel istirahat kedua berdentang, saya segera mengakhiri pembelajaran jam ke tujuh. Para siswa saya persilahkan untuk istirahat dan mengingatkan mereka untuk melaksanakan sholat dhuhur berjama’ah di mushola terlebih dahulu. Setelah sholat, aku kembali bergabung dengan teman-teman di ruang guru. Tidak berselang lama, handphoneku berdering. Setelah saya angkat ternyata dari teman MGMP yang memberi kabar kalau nanti sore kita akan membezuk salah satu teman yang sakit.

Kebetulan teman kami yang sakit sudah di bawa pulang. Kami pun sepakat bahwa saat bezuk nanti kami tidak membawa uang tetapi parcel buah saja. Segera kami tunjuk salah seorang dari anggota untuk pesan membeli buah dalam bentuk parcel dan sekaligus membawanya. Pada jam yang telah disepakati kami segera meluncur ke lokasi dari tempat bekerja masing-masing.

Satu per satu teman-teman sudah mulai berdatangan. Kebetulan teman yang disuruh membeli parcel belum tampak. Melihat kehadiran kami, isteri teman kami yang sakit segera membuka pintu dan mempersilahkan kami masuk. Alhamdulillah ternyata teman kami yang sakit sudah lumayan membaik kondisinya, bahkan sudah ikut ngobrol dan bercanda dengan kami di ruang tamunya. Sejurus kemudian sang isteri menyajikan minuman dan makanan kecil untuk kami. Kami pun segera menyantapnya sambil terus bercengkerama dan sesekali saya membuat candaan untuk menghiburnya.

Beberapa waktu kemudian, teman yang disuruh membeli parcel buah sebagai buah tangan kami pun datang. Pelan dia mengetuk pintu sembari mengucapkan salam, dan kami pun menjawab salam itu bersama-sama. Dia masuk dengan membawa satu plastik buah jeruk, sambil tersenyum dia mengatakan ini buahnya. Kami pun saling berpandang-pandangan dan saling bertanya tapi pelan. Semetara teman yang membawa jeruk tadi hanya bingung dengan sikap kami. Teman kami yang sakit segera menyadari hal itu, lalu menanyakan mengapa kami diam dan bersikap seperti itu.

Salah satu teman akhirnya menyampaikan kepada tuan rumah, dengan sejujurnya minta maaf dan mengatakan bahwa tadi rencana kami akan membawa parcel buah untuk buah tangan dan kami meminta teman yang tadi untuk membelikannya. Tapi ternyata terjadi salah pengertian, yang dia hanya membawa satu plastik buah jeruk saja, bukan parcel buah. Kami pun tertunduk malu tanpa sepatah katapun melihat kejadian itu.

Setelah mengerti permasalahannya, tuan rumah akhirnya malah membuka plastik itu dan mempersilahkan kami untuk mencicipinya. Berulang kali tuan rumah menawarkan kepada kami untuk makan buah jeruknya. Kami jadi malu dan merasa sungkan untuk mengambil jeruk itu. Bisa jadi jeruk tersebut manis, tapi pasti akan terasa masam ketika dimakan karena kejadian itu.

Hampir dua jam sudah, akhirnya kami mohon diri untuk pulang ke rumah masing-masing dan memohon maaf apabila kehadiran kami menjadikan kurang berkenan. Dan di sepanjang perjalanan pulang saya pun masih terbayang dan kadang tersenyum sendiri mengingat kejadian tadi. Ada satu pelajaran penting yang saya peroleh bahwa lakukan tugas atau pekerjaan setelah jelas perintahnya.





Agus Purwadi
SMP N 4 Ponjong



Comments