Belajar Dari Buah Kurma





BELAJAR DARI BUAH KURMA



Jual Kurma Ruthob Rayyan di lapak Titis titisbenyamin 


Mengapa kurma bisa hidup di padang pasir ? Padahal tanah di sana mempunyai porositas yang tinggi dan air tanahnya dalam. Biji kurma ditanam agak dalam di tanah pasir, lalu diatasnya ditutup batu besar. Sebenarnya fungsi batu adalah untuk mengatur kelebaban tanah atau pasir dan membantu mengurangi panas matahari pada siang hari. Saat kurma itu sudah mulai tumbuh akarnya mulai menyebar kemana-mana, ke samping dan ke dalam. Benih kurma harus memiliki akar yang kuat agar mampu mendorong atau menggeser batu diatasnya, untuk tumbuh besar dan berbuah.

Kurma yang sudah terkondisi seperti itu, dimana akar-akarnya dengan bersusah payah menjadi sumber-sumber air yang jauh dari batangnya, maka sudah sepantasnya buahnya berasa manis, banyak mengandung vitamin dan berserat tinggi. Karena yang diambil pastilah unsur-unsur hara yang baik dan bekualitas di dalam pasir. Bahkan kurma muda pun mempunyai berbagai khasiat diantaranya untuk menguatkan tulang, meningkatkan kesuburan, menyehatkan pencernaan dan masih banyak manfaatnya. Sekarang banyak orang mencari dan ingin menikmati buah kurma, bukan hanya sekedar sunnah tetapi juga mencari faedah atau manfaatnya meskipun dengan harga yang tinggi.

Pembelajaran yang kita peroleh dengan buah kurma? Kerja keras yang dilakukannya sejak dini untuk mencari sumber air, kesabarannya ketika ditimpa/tertindih batu diatasnya, kekuatan tekadnya untuk menyingkirkan atau menyelesaikan masalah menjadikan sebuah kurma dapat menjadi tumbuh besar dan bermanfaat di lingkungan yang sangat tidak bersahabat. Ini sesuatu yang luar biasa, yang dapat menjadi iktibar bagi kita semua. Bagaimana kita harus selalu berusaha semaksimal mungkin dengan segala kemampuan yang ada (fasilitas yang kita miliki), bersabar dengan segala kondisi atau keadaan dan mempunyai tekad yang kuat untuk mencapai sebuah asa serta selalu diiringi dengan do’a, insyaAllah semuanya pasti akan sukses dan akan indah pada akhirnya. 
Semoga…



Agus Purwadi
SMP N Ponjong

Comments

Post a Comment